Rabu, 24 Juni 2020

Konfigurasi Network Administrator terhadap perusahaan yang memiliki 3 kantor cabang (XYZ)

  • Konfigurasi Network Administrator terhadap perusahaan yang memiliki 3 kantor cabang (XYZ)



Perusahaan XYZ memiliki 3 kantor Cabang. Pada kantor cabang x memiliki 7 komputer yang terhubung menggunakan kabel serta terdapat 3 Laptop yang terhubung menggunakan media Wireless. Sedangkan pada kantor cabang y, memiliki 10 komputer yang terhubung menggunakan kabel. Dan kantor cabang z memiliki 5 komputer.
Anda sebagai seorang Network Administrator diminta untuk melakukan konfigurasi terhadap ketiga kantor cabang tersebut dengan ketentuan, sebagai berikut:
-       Melakukan konfiguarsi IP Address dengan menggunakan Subnetting pada perangkat Komputer dan Laptop yang terhubung. Tidak dianjurkan menggunakan /24
-       Berikan IP Address dengan menggunakan subnetting /30 terhadap interface yang terhubung secara langsung dari router ke router
-       Terapkan konfigurasi Routing Dynamic
-       Serta pastikan seluruh Client di Kantor Cabang 1, kantor cabang 2 dan kantor cabang 3 dapat saling terkoneksi dengan baik.
Langkah-langkah :
1.    Buat topologi sebagai berikut :



2.    Sambungkan menggunakan kabel Straight. Pada switch pertama, Fa0/1 untuk Access Point



3.    Pada semua router, tambahkan port WIC-2T. Caranya dengan mengklik router-Physical-pilih WIC-2T-drag pada port yang kosong. Tetapi sebelumnya router dimatikan terlabih dahulu, jika sudah terpasang jangan lupa dinyalakan lagi (tombol ada di sebelah kiri berwarna hijau).
Lalu sambungkan router dengan kabel Serial DTE. Se0/0 dengan Se0/1



4.    Selanjutnya konfigurasi pada router. Untuk menkonfigurasi klik pada router-pilih CLI.
Pada cabang x menggunakan Hostname Jakarta, cabang y menggunakan Hostname Semarang, cabang z menggunakan Hostname Surabaya.

5.    Router cabang x. Ketik “no” untuk memulai konfigurasi.



6.    Router cabang y. Ketik “no” untuk memulai konfigurasi.



7.    Router cabang z. Ketik “no” untuk memulai konfigurasi.




8.    Selanjutnya setting semua komputer dengan  IP DHCP. Klik PC-pilih Dekstop-IP Configuration-pilih DHCP.

9.    Lalu klik Access Point-config-Port 1, pada SSID diisi Jakarta.

10.  Pada semua laptop, ganti port dengan WPC300N. Caranya dengan mengklik Laptop-Physical-pilih WPC300N-drag terlebih dahulu dari laptop ke kiri, lalu baru port WPC300N dipasang. Tetapi sebelumnya laptop dimatikan terlabih dahulu, jika sudah terpasang jangan lupa dinyalakan lagi (tombol ada di sebelah kiri berwarna kuning).

11.  Selanjutnya koneksikan laptop dengan access point. Klik Laptop-Dekstop-PC Wireless-pilih Connect-Refresh-pilih Jakarta-klik Connect. Dan antara Access Point dengan Laptop terdapat seperti sinyal.



12.  Untuk mengecek apakah semua terkoneksi, gunakan PDU.

Selasa, 07 April 2020

Konfigurasi Legancy Inter-VLAN Routing Pada Cisco Packet Tracer


Konfigurasi Legancy Inter-VLAN Routing Pada Cisco Packet Tracer


Routing antar Virtual LAN (VLAN) adalah meneruskan traffic dari  antar VLAN artinya menhubungkan dua buah VLAN yang berbeda no ID-nya. Sebagaimana kita tahu jika VLAN membagi sebuah jaringan menjadi beberapa segmen dan broadcast domain, dimana paket data tidak akan diteruskan ke VLAN yang bukan tujuannya , Setiap VLAN adalah broadcast domain yang unik, jadi pada komputer yang terpisah VLANs, secara default, tidak dapat berkomunikasi.

Tujuan utama dari Routing antar Virtual LAN (VLAN) adalah meneruskan traffic dari  antar VLAN artinya menhubungkan dua buah VLAN yang berbeda no ID-nya. Sebagaimana kita tahu jika VLAN membagi sebuah jaringan menjadi beberapa segmen dan broadcast domain, dimana paket data tidak akan diteruskan ke VLAN yang bukan tujuannya. Untuk dapat menghubungkan antar VLAN kita akan butuh perangkat yang memilki kapasitas untuk melakukan routing yaitu Router atau Layer 3 Switch.
Konfigurasi Legacy Inter-VLAN Routing berfungsi untuk menghubungkan dua buah VLAN yang berbeda

Berikut langkah - langkah konfigurasinya :

  1. Pertama buka Aplikasi Cisco Packet Tracer terlebih dahulu.
  2. Buatlah desain topologi jaringan seperti gambar berikut, pada Cisco Packet Tracer.
Konfigurasi IP Address pada PC0
(klik PC0 > Desktop > IP Configuration)

IP address  : 192.168.1.10
Subnet Mask : 255.255.255.0
Gateway : 192.168.1.1 

Konfigurasi IP Address pada PC1 
(klik PC1 > Desktop > IP Configuration)


IP address  : 192.168.1.10
Subnet Mask : 255.255.255.0
Gateway : 192.168.2.1 




Konfigurasi pada Router. Klik router, pilih tab CLI. Tuliskan perintah berikut :

Router>enable 
Router#configure terminal
Router(config)#interface fastEthernet 0/0
Router(config-if)#ip address 192.168.1.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#exit
Router(config)#interface FastEthernet 0/1
Router(config-if)#ip address 192.168.2.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#exit
Router(config)#exit
Router#copy running-config startup-config 
Destination filename [startup-config]? 
Building configuration...
[OK]


Konfigurasi pada Switch. Klik switch, pilih tab CLI. Tuliskan perintah berikut :

Switch>enable 
Switch#configure terminal 
Switch(config)#vlan 10
Switch(config-vlan)#name VLAN10
Switch(config-vlan)#vlan 30
Switch(config-vlan)#name VLAN30
Switch(config-vlan)#exit
Switch(config)#interface range fastEthernet 0/1, fastEthernet 0/3
Switch(config-if-range)#switchport mode access 
Switch(config-if-range)#switchport access vlan 10
Switch(config-if-range)#exit
Switch(config)#interface range fastEthernet 0/2, fastEthernet 0/4
Switch(config-if-range)#switchport mode access 
Switch(config-if-range)#switchport access vlan 30
Switch(config-if-range)#exit
Switch(config)#exit
Switch#copy running-config startup-config
Destination filename [startup-config]? 
Building configuration...
[OK]


https://semutshippuden.blogspot.com/2019/03/konfigurasikan-legancy-inter-vlan.html

Minggu, 29 Maret 2020

Perbedaan model keamanan jaringan Wireless WEP,WPA,WPA2,Hotspot Login

Description: Hasil gambar untuk perbedaan wep wpa2 wpa


1.WEP


         Shared Key atau WEP (Wired Equivalent Privacy) adalah suatu metode pengamanan jaringan nirkabel, disebut juga dengan Shared Key Authentication.
 Shared Key Authentication adalah metode otentikasi yang membutuhkan penggunaan WEP. Enkripsi WEP menggunakan kunci yang dimasukkan (oleh administrator) ke client maupun access point. Kunci ini harus cocok dari yang diberikan akses point ke client, dengan yang dimasukkan client untuk autentikasi menuju access point.
Proses Shared Key Authentication
1.   client meminta asosiasi ke access point, langkah ini sama seperti Open System Authentication.
2.   access point mengirimkan text challenge ke client secara transparan.
3.   client akan memberikan respon dengan mengenkripsi text challenge dengan menggunakan kunci WEP dan mengirimkan kembali ke access point.
4.   access point memberi respon atas tanggapan client, akses point akan melakukan decrypt terhadap respon enkripsi dari client untuk melakukan verifikasi bahwa text challenge dienkripsi dengan menggunakan WEP key yang sesuai. Pada proses ini, access point akan menentukan apakah client sudah memberikan kunci WEP yang sesuai. Apabila kunci WEP yang diberikan oleh client sudah benar, maka access point akan merespon positif dan langsung meng-authentikasi client. Namun bila kunci WEP yang dimasukkan client salah, access point akan merespon negatif dan client tidak akan diberi authentikasi. Dengan demikian, client tidak akan terauthentikasi dan tidak terasosiasi.
Shared Key Authentication kelihatannya lebih aman dari daripada Open System Authentication, namun pada kenyataannya tidak. Shared Key malah membuka pintu bagi penyusup atau cracker. Penting untuk dimengerti dua jalan yang digunakan oleh WEP. WEP bisa digunakan untuk memverifikasi identitas client selama proses shared key dari authentikasi, tetapi juga bisa digunakan untuk men-dekripsi data yang dikirimkan oleh client melalui access point.

2.WPA
        WPA (bahasa Inggris: Wi-Fi Protected Access) adalah suatu sistem yang juga dapat diterapkan untuk mengamankan jaringan nirkabel. Metode pengamanan dengan WPA ini diciptakan untuk melengkapi dari sistem yang sebelumnya, yaitu WEP. Para peneliti menemukan banyak celah dan kelemahan pada infrastruktur nirkabel yang menggunakan metode pengamanan WEP. Sebagai pengganti dari sistem WEP, WPA mengimplementasikan layer dari IEEE, yaitu layer 802.11i. Nantinya WPA akan lebih banyak digunakan pada implementasi keamanan jaringan nirkabel. WPA didesain dan digunakan dengan alat tambahan lainnya, yaitu sebuah komputer pribadi (PC).
        Fungsi dari komputer pribadi ini kemudian dikenal dengan istilah authentication server, yang memberikan key yang berbeda kepada masing–masing pengguna/client dari suatu jaringan nirkabel yang menggunakan akses point sebagai media sentral komunikasi. Seperti dengan jaringan WEP, metode enkripsi dari WPA ini juga menggunakan algoritme RC4.
        Pengamanan jaringan nirkabel dengan metode WPA ini, dapat ditandai dengan minimal ada tiga pilihan yang harus diisi administrator jaringan agar jaringan dapat beroperasi pada mode WPA ini. Ketiga menu yang harus diisi tersebut adalah:
·         Server
·         Komputer server yang dituju oleh akses point yang akan memberi otontikasi kepada client. beberapa perangkat lunak yang biasa digunakan antara lain freeRADIUS (Remote Authentication Dial in User Protocol), openRADIUS dan lain-lain.
·         Port
·         Nomor port yang digunakan adalah 1812.
·         Shared Secret
·         Shared Secret adalah kunci yang akan dibagikan ke komputer dan juga kepada client secara transparant.
        Setelah komputer diinstall perangkat lunak otontikasi seperti freeRADIUS, maka sertifikat yang dari server akan dibagikan kepada client.
        Untuk menggunakan Radius server bisa juga dengan tanpa menginstall perangkat lunak di sisi komputer client. Cara yang digunakan adalah Web Authentication dimana User akan diarahkan ke halaman Login terlebih dahulu sebelum bisa menggunakan Jaringan Wireless. Dan Server yang menangani autentikasi adalah Radius sever

3. WPA2 (Wifi Protected Access2)
WPA2 adalah protokol keamanan baru yang dirancang untuk memperbaiki beberapa kerentanan keamanan hadir dalam WPA asli . WPA2 – Personal adalah salah satu dari dua variasi dari protokol WPA2 dan sesuai untuk digunakan dalam pengaturan kelas bisnis atau rumahan; WPA2 -Enterprise juga pilihan , meskipun server otentikasi khusus yang dikenal sebagai RADIUS diperlukan pada jaringan untuk WPA2 -Enterprise berfungsi dengan baik .

WPA2 terdiri dari :
         a.       WPA2 radius.
WPA radius lebih aman,dibutuhkan 1 buah server  tambahan  yang bertugas melayani permintaan autentifikasi  yang diberikan oleh server radius.
         b.      WPA2 / PSK.
WPA2-PSK adalah security terbaru untuk wireless, dan lebih bagus dari WEP dan WPA-PSK, tetapi masih bisa untuk dicrack atau disadap tetapi sangat memakan banyak waktu.  Dalam WPA2-PSK ada dua jenis decryption, Advanced Encryption Standard (AES) dan Temporal Key Integrity Protocol (TKIP). TKIP banyak kelemahan oleh itu lebih baik anda gunakan AES. Panjang key adalah 8-63, anda boleh memasukkan sama ada 64 hexadecimal atau ASCII(seperti biasa).

Perbedaan utama antara WPA dan WPA2
Jenis enkripsi yang digunakan untuk mengamankan jaringan . WPA menggunakan jenis enkripsi yang dikenal sebagai Temporal Key Integrity Protocol . WPA2 – Personal dapat menggunakan TKIP , tetapi karena kunci keamanan TKIP adalah crackable menggunakan beberapa alat hacking canggih protokol WPA2 terutama menggunakan jenis enkripsi yang dikenal sebagai Advanced Encryption Standard . AES menggunakan algoritma enkripsi yang jauh lebih canggih yang tidak dapat dikalahkan oleh alat-alat yang mengatasi keamanan TKIP , membuatnya menjadi metode enkripsi yang lebih aman.
Pada Mikrotik terdapat sebuah fitur dimana kita bisa menggunakan sebuah captive portal (halaman login) sebagai metode authentikasi user yang ingin terkoneksi ke jaringan. Fitur ini lebih dikenal dengan istilah 'Hotspot'. Sebagian besar tempat untuk public area, seperti cafe, hotel, bandara, stasiun kereta api, perpustakaan umum banyak menggunakan fitur hotspot ini. 



Dengan hotspot nantinya user akan ditampilkan secara otomatis sebuah halaman login (tergantung dari fitur perangkat dari user) dan disitu diharuskan untuk mengisikan sebuah username dan password yang akan digunakan sebagai authentikasi. 

Jika halaman login dari hotspot tidak tertampil maka kita diharuskan untuk melakukan akses website terlebih dahulu kemudian akan di-redirect ke halaman login. Secara default kita harus melakukan akses website dengan port 80 (HTTP). Namun ketika kita melakukan akses website dengan port 443 (HTTPS) maka halaman login tidak tertampil. 

Lalu dengan kondisi tersebut bagaimana supaya halaman login hotspot dapat tampil walaupun akses pertama kali menggunakan website HTTPS?
Pada fitur hotspot kita bisa menggunakan halaman login dengan format HTTPS atau biasa disebut sebagai 'Hotspot HTTPS'. Terdapat perbedaan dengan hotspot yang biasa, dengan Hotpsot HTTPS kita diharuskan mengaktifkan port 443 pada MikroTik RouterOS dan menambahkan sertifikat SSL/TLS.
Konfigurasi
Secara umum untuk konfigurasi yang akan dilakukan ada 2, yaitu kita harus menambahkan SSL Certificate ke MikroTik dan selanjutnya kita setting halaman login hotspot dengan menggunakan SSL Certificate tersebut. Untuk SSL Certificate sendiri bisa dibuat secara manual menggunakan fitur di MikroTik atau menggunakan aplikasi OpenSSL.
https://irpan-arianto.blogspot.com/2018/10/perbedaan-model-keamanan-jaringan.html

Pengertian Jaringan Komputer, klasifikasi dan desain WLAN
Pengertian Jaringan Komputer dan Klasifikasi terbagi berdasarkan wilayah geografis, fungsi, topologi, distribusi data, media transmisi.
Pengertian jaringan komputer (jaringan) adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer-komputer yang didesain untuk dapat berbagi sumber daya (printer, CPU), berkomunikasi (surel, pesan instan), dan dapat mengakses informasi (peramban web). Agar tercapai tujuan jaringan komputer, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta serta memberikan layanan (service). Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client), kemudian yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server). Desain ini disebut dengan sistem client-server, digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.
Pengertian jaringan komputer dan klasifikasi jaringan komputer, Jika 2 (dua) buah komputer atau lebih masing-masing memiliki sebuah kartu jaringan, kemudian dihubungkan melalui kabel maupun nirkabel sebagai medium transmisi data, dan terdapat perangkat lunak sistem operasi jaringan, maka akan membentuk sebuah jaringan komputer sederhana. Apabila ingin membuat jaringan komputer dengan jangkauan lebih luas, maka diperlukan peralatan tambahan seperti Hub, Bridge, Switch, Router, Gateway sebagai peralatan interkoneksinya. Demikian pengertian jaringan komputer yang dapat kami jelaskan, kemudian bagaimana klasifikasi jaringan komputer ?
Description: pengertian jaringan komputer

Pengertian Jaringan Komputer dan Klasifikasi
Klasifikasi jaringan komputer dapat dibagi berdasarkan wilayah geografisnya, fungsi dari jaringan komputer itu sendiri, topologi, bagaimana distribusi dari sumber informasi/data, serta media transmisi apa yang dipakai.
Pengertian Jaringan Komputer dan Klasifikasi
Klasifikasi jaringan komputer berdasarkan wilayah geografisnya.
Klasifikasi jaringan komputer berdasarkan wilayah geografis, jaringan komputer terbagi atas Jaringan wilayah lokal atau Local Area Network (LAN), Jaringan wilayah metropolitan atau Metropolitan Area Network (MAN), dan Jaringan wilayah luas atau Wide Area Network (WAN).Jaringan wilayah lokal merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau tempat berukuran sampai beberapa 1 - 10 kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan stasiun kerja (workstation) dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (misalnya pencetak / printer) serta saling bertukar informasi. Sedangkan Jaringan wilayah metropolitan merupakan perluasan jaringan LAN sehingga mencakup satu kota yang cukup luas, terdiri atas puluhan gedung berjarak 10 - 50 kilometer. Jaringan wilayah luas Merupakan jaringan antarkota, antar propinsi, antar negara, bahkan antar benua. Jaraknya bisa mencakup seluruh dunia, misalnya jaringan yang menghubungkan semua bank di Indonesia, atau pengertian jaringan komputer yang menghubungkan semua kantor Perwakilan Indonesia di seluruh dunia. Media transmisi utama WAN adalah komunikasi lewat satelit, tetapi banyak yang mengandalkan koneksi serat optik antar negara.
Klasifikasi jaringan komputer berdasarkan fungsinya.
Klasifikasi jaringan komputer berdasarkan fungsinya terbagi menjadi Jaringan Klien-server (Client-server) dan Jaringan Ujung ke ujung (Peer-to-peer). Jaringan klien-server pada dasaranya terdapat satu komputer disiapkan menjadi peladen (server) dari komputer lainnya yang sebagai klien (client). Semua permintaan layanan sumberdaya dari komputer klien harus dilewatkan ke komputer peladen, komputer peladen ini akan mengatur pelayanannya. Apabila komunikasi permintaan layanan sangat sibuk bahkan bisa disiapkan lebih dari satu komputer menjadi peladen, sehingga ada pembagian tugas, misalnya file-server, print-server, database server, dll. Tentu saja konfigurasi komputer peladen biasanya lebih dari konfigurasi komputer klien baik dari segi kapasitas memori, kapasitas cakram keras (harddisk), maupun kecepatan prosessornya. Sedangkan pengertian jaringan komputer ujung ke ujung itu ditunjukkan dengan komputer-komputer saling mendukung, sehingga setiap komputer dapat meminta pemakaian bersama sumberdaya dari komputer lainnya, demikian pula harus siap melayani permintaan dari komputer lainnya. Model jaringan ini biasanya hanya bisa diterapkan pada jumlah komputer yang tidak terlalu banyak, maksimum 25, karena komunikasi akan menjadi rumit dan macet bilamana komputer terlalu banyak.
Klasifikasi jaringan komputer berdasarkan topologi jaringan.
Klasifikasi jaringan komputer berdasarkan topologi jaringan dapat dibedakan atas:
·         Topologi bus
·         Topologi bintang
·         Topologi cincin
·         Topologi mesh
·         Topologi pohon
·         Topologi linier
Klasifikasi jaringan komputer berdasarkan distribusi sumber informasi/data terbadi atas jaringan terpusat dan terdistribusi.
Jaringan terpusat
Jaringan ini terdiri dari komputer klien dan peladen dimana komputer klien yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu komputer peladen.
Jaringan terdistribusi
Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer peladen yang saling berhubungan dengan klien membentuk sistem jaringan komputer tertentu.
Klasifikasi pengertian jaringan komputer berdasarkan media transmisi data terbagi atas jaringan kabel dan jaringan nirkabel.
Jaringan berkabel
Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.
Jaringan nirkabel
Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar jaringan komputer.