Selasa, 09 April 2019

Membuat Membuat Jaringa Pen Peer toer Dengan Cisco Packet Tracer

Membuat  Membuat Jaringa Pen Peer toer Dengan Cisco Packet Tracer

Jaringan peer to peer adalah jaringan antara 2 PC atau lebih yang saling berkomunikasi satu sama lain dan secara langsung. Kedua PC tersebut bisa sebagai client sekaligus sebagai server.

Jaringan ini mudah dibuat karena merupakan jaringan yang sederhana. Berikut gambar jaringan peer to peer.
Hubungkan kedua PC tersebut dengan kabel cross-over.


p2p

Agar kedua PC tersebut bisa saling berkomunikasi, kita harus menyetting alamat IP Addressnya. IP Addressnya harus memiliki network yang sama. 
Misalnya, PC0 kita beri IP 192.168.20.20 dan PC1 kita beri IP 192.168.20.21. Kedua IP tersebut memiliki network yang sama yaitu 192.168.20.

Klik icon PC tersebut, pilih Desktop → IP Configuration
IP address PC0
 
p2p2
 IP address PC1

Setelah itu, kita tes apakah kedua PC tersebut sudah terhubung. Caranya dengan ping atau dengan mengirim paket PDU.

Ping

Klik icon PC tersebut, pilih Desktop → Command Prompt
p2p3
ping dari PC0 ke PC1

p2p4
ping dari PC1 ke PC0

Bila terdapat tulisan Reply from... itu berarti kedua PC tersebut sudah terhubung. Bila tidak, akan muncul tulisan Requested time out.

PDU

Caranya klik iconpduatau tekan tombol pada keyboard kemudian letakkan di kedua PC tersebut. Bila berhasil, terlihat seperti gambar berikut.
p2p5

Sabtu, 06 April 2019

Macam-macam Perangkat Jaringan Komputer

Macam-Macam Perangkat Jaringan Komputer

1. NIC (Network Interface Card)

Untuk memfungsikan PC Stand Alone agar dapat berkomunikasi dengan PC lain, diperlukan Network Interface Card (NIC). NIC berfungsi menghubungkan PC dengan media yang digunakan.

2. Kabel
Kabel yang biasa digunakan dalam jaringan ada 3 jenis, yaitu:
1. Coaxial 



       Kabel ini sering digunakan untuk antena televisi dan transmisi telepon jarak jauh. Konektornya adalah BNC (British Naval Connector). Kabel ini terbagi menjadi 2, yaitu: 

1.  Coaxial baseband (kabel 50 ohm) –digunakan untuk transmisi digital.
2.  Coaxial broadband (kabel 75 ohm) –digunakan untuk transmisi analog.

   Tipe kabel coaxial juga dibagi 2, yaitu: 

a. Thin (thinnet) 


   Kabel jenis ini lebih fleksibel, lebih gampang digunakan, dan lebih murah daripada kabel thick. 


b. Thick (thicknet) 




   Lebih tebal, susah dibengkokkan, jangkauannya labih jauh daripada thin, dan harganya lebih mahal daripada thin. 


Kelebihan: 

•      Hampir tidak terpengaruh noise 
•      Harga relatif murah 

Kelemahan: 

Penggunaannya mudah dibajak 
Phick coaxial sulit untuk dipasang pada beberapa jenis ruang 

2. Twisted Pair 

       Kabel ini sering digunakan pada kabel telepon. Pada komputer konektornya adalah RJ-45. Kabel ini terbagi menjadi 2, yaitu: 
a. STP (Shielded Twisted Pair) 


     Kabel STP sama dengan kabel UTP, tetapi kawatnya lebih besar dan diselubungi dengan lapisan pelindung isolasi untuk mencegah gangguan interferensi. Jenis kabel STP yang paling umum digunakan pada LAN ialah IBM jenis/kategori 1.Shielded Twisted Pair juga adalah jenis kabel telepon yang digunakan dalam beberapa bisnis instalasi. Terdapat pembungkus tambahan untuk tiap pasangan kabel. Kabel STP juga digunakan untuk jaringan data, digunakan pada jaringan Token-Ring IBM. Pembungkusnya dapat memberikan proteksi yang lebih baik terhadap interferensi EMI.  


b. UTP (Unshielded Twisted Pair) 




       Kabel Unshield Twisted Pair (UTP) digunakan untuk LAN dan sistem telepon. Kabel UTP terdiri dari empat pasang warna konduktor tembaga yang setiap pasangnya berpilin. Pembungkus kabel memproteksi dan menyediakan jalur bagi tiap pasang kawat. Kabel UTP terhubung ke perangkat melalui konektor modular 8 pin yang disebut konektor RJ-45. Semua protokol LAN dapat beroperasi melalui kabel UTP. Kebanyakan perangkat LAN dilengkapi dengan RJ-45. Secara singkat kabel UTP adalah murah dan mudah dipasang, dan bisa bekerja untuk jaringan skala kecil.


Kategori UTP

Terdapat 5 kategori untuk kabel UTP. Kategori ini mendukung sinyal suara berkecepatan rendah (low-speed voice) dan sinyal LAN berkecepatan tinggi. Kategori 5 UTP direkomendasikan sebagai kategori minimum untuk instalasi LAN dan cocok untuk topologi star. Tabel berikut menunjukkan masing-masing kategori :



Kelebihan: 

Harga relatif paling murah di antara kabel jaringan lainnya 
Mudah dalam membangun instalasi 

Kelemahan: 

Jarak jangkau hanya 100 m dan kecepatan transmisi relatif terbatas (1 Gbps) 
Mudah terpengaruh noise (gangguan) 

3. Fiber Optic (Serat Optik) 

Ukuran kabel ini kecil dan terbuat dari serat optik. Kabel ini dibagi menjadi 2, yaitu: 
a. Multi mode 



       Penjalaran cahaya dari satu ujung ke ujung lainnya pada kabel jenis ini dapat melalui beberapa lintasan cahaya karena diameter intinya (core) cukup besar (50 mm). 


b. Single mode 




        Diameter intinya hanya 3-10 mm sehingga penjalaran cahaya hanya dapat melalui satu lintasan. 


Kelebihan: 

Ukuran kecil dan ringan 
Sulit dipengaruhi interferensi/ gangguan 
Redaman transmisinya kecil 
Bidang frekuensinya lebar 

Kelemahan: 

Instalasinya cukup sulit
Tidak fleksibel 
Harga relatif mahal


4. Hub 
Sebuah konsentrator (Hub atau switch) adalah sebuah perangkat yang menyatukan kabel-kabel network dari tiap workstation, server atau perangkat lain. Dalam topologi bintang, kabel twisted pair datang dari sebuah workstation masuk kedalam hub atau switch.

4. Switch



       Switch adalah perangkat yang menghubungkan segmen jaringan. Sebetulnya switch memang merupakan pengembangan lanjutan dari ‘bridge’. Switch bisa digunakan juga untuk menghubungkan switch satu dengan switch lainnya, untuk memperbanyak jumlah port, atau memperluas jangkauan dari jaringan (misalkan ada satu gedung dengan gedung yang lainnya). Bahkan apabila kita melihat ke berbagai vendor network equipment, berbagai switch dipecah ke level berbeda seperti core, aggregation dan access. Pemisahan berbagai level ini dikarenakan setiap level dimaksudkan untuk fungsi yang berbeda.

Switch dibedakan menjadi 2 jenis, yaitu :


1. Manageable Switch 

        Adalah switch yang bisa di atur untuk kebutuhan jaringan tertentu, ada beberapa perbedaan mendasar yang membedakan antara switch manageable dengan switch non manageable.perbedaan tersebut dominan bisa di lihat dari kelebihan yang dimiliki oleh manageable switch itu sendiri. Berikut adalah kelebihan switch manageable :
   1. Mendukung penyempitan broadcast jaringan dengan VLAN
   2. Pengaturan access user dengan access list
   3. Membuat keamanan network lebih terjamin
   4. Bisa melakukan pengaturan port yang ada.
  5. Mudah memonitoring trafick maintenance network karena dapat diakses tanpa harus berada di dekat switch.


2. Non Manageble Switch
        Adalah switch yang tidak dapat di managed, switch tersebut sudah siap pakai tinggal pasang dan switch sudah bisa digunakan tanpa perlu di seting. Harga switch Non Manageble lebih murah jika dibandingkan Manageable Switch Namun apabila terjadi masalah dengan jaringan kita, kita tidak akan bisa melakukan troubleshooting dengan mudah karena switch nya tidak bisa diapa-apakan. Problem yang paling sering terjadi diantaranya IP address conflict, tidak bisa connect dll. Apabila jaringan sudah mulai tersebar di berbagai area, akan sangat sulit melakukan troubleshooting computer mana yang menyebabkan masalah tersebut.

5. Repeater

Fungsi utama repeater yaitu untuk memperkuat sinyal dengan cara menerima sinyal dari suatu segmen kabel LAN lalu memancarkan kembali dengan kekuatan yang sama dengan sinyal asli pada segmen kabel yang lain. Dengan cara ini jarak antara kabel dapat diperjauh.

6. Bridge

Fungsi dari bridge itu sama dengan fungsi repeater tapi bridge lebih fleksibel dan lebih cerdas dari pada repeater. Bridge dapat menghubungkan jaringan yang menggunakan metode transmisi yang berbeda. Misalnya bridge dapat menghubungkan Ethernet baseband dengan Ethernet broadband. Bridges juga dapat digunakan untuk mengkoneksi network yang menggunakan tipe kabel yang berbeda ataupun topologi yang berbeda pula. Bridges dapat mengetahui alamat masing-masing komputer di masing-masing sisi jaringan.

7. Modem


Perangkat modem merupakan salah satu jenis bridge, yaitu perangkat yang bekerja menghubungkan PC dengan atau pada media yang berbeda. Perangkat ini adalah perangkat jaringan komputer yang digunakan untuk koneksi Wide Area Network (WAN).

8. Router

Router adalah perangkat jaringan komputer yang menghubungkan host pada jaringan yang berlainan. Fungsi utamanya adalah IP Forwarding, yaitu proses meneruskan paket IP dari satu jaringan ke jaringan lain yang menjadi tujuan paket data.

Macam - Macam Router :
1. Router aplikasi : router jenis ini adalah sebuah aplikasi yang bisa anda instal pada sistem operasi komputer, sehingga sistem operasi computer tersebut dapat bekerja seperti router, misalnya aplikasi WinGate, , WinProxy  Winroute, SpyGate dll.

2. Router Hardware : adalah sebuah hardware yang memiliki kemampuan seperti router, maka dengan hardware tersebut anda dapat membagi IP Address, Router hardware dapat digunakan untuk membagi jaringan internet pada suatu wilayah, misalnya dari router ini adalah access point, wilayah yang mendapat Ip Address dan koneksi internet disebut Hot Spot Area.

3. Router PC : adalah sebuah komputer yang dimodifikasi sedemikian rupa sehingga dapat digunakan sebagai router. Untuk membuat sebuah router PC tidak harus menggunakan komputer dengan spesifikasi yang tinggi. Komputer dengan prosesor pentium dua, hard drive 10 GB dan ram 64 serta telah tersedia LAN Card  sudah bisa digunakan sebagai router PC. Komputer yang dijadikan router ini harus diinstal dengan sistem operasi khusus untuk router. Sistem operasi yang populer untuk router PC saat ini adalah Mikrotik

Sistem kerja router :
Pada dasarnya perbedaan routing statis dan routing dinamis adalah cara mengenalkan alamat networknya. 
1. Routing dinamis : Pada prinsipnya hanya mengenalkan network yang berhubungan dengan router yang bersangkutan (kaki-kakinya). Hal ini sangat cocok untuk topologi jaringan lingkup besar (terhubung ke banyak network). 

2. Routing statis : Harus mengenalkan setiap alamat pada setiap network yang ingin dituju. Jadi secara keseluruhan harus tahu semua alamat yang ingin dituju. (cocok untuk topologi jaringan yang simple)




Rabu, 13 Maret 2019

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

konsep jaringan computer lahir pada tahun 1940an di Amerika dari sebuah proyek pengembangan computer model I di laboratorium Bell & Group riset Harvard University. Pada awalnya jaringan computer berkembang dalam lingkup informasi bisnis atau mainframe oriented. Layanan informasi pada system informasi ini dianggap kurang efisien karena berpengaruh pada spesialis programmer. Dalam perkembangan selanjutnya lahirlah desktop dengan konsep satu computer satu pengguna. Selanjutnya ketika harga computer kecil sudah menurun dan konsep distribusi matang maka pengguna computer dan jaringan mulai beragam. Oleh sebab itu mulai berkembanglah LAN, MAN dan WAN.

B. Tujuan

Untuk lebih mengetahui kegunaan dari LAN, WAN dan MAN. Sehingga mampu membedakan cara kerja dari LAN, WAN dan MAN itu sendiri.

C. Manfaat

• Sebuah jaringan computer mampu bartindak sebagai media komunikasi yang baik bagi para pegawai yang jauh.
• Hiburan interaktif


PEMBAHASAN

Pengertian LAN

Local Area Network biasa disingkat LAN adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil, seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil.
Sebuah jaringan area lokal (LAN) adalah jaringan komputer yang mencakup area fisik kecil, seperti rumah, kantor, atau sekelompok kecil bangunan, seperti sekolah, atau bandara. Karakteristik yang menentukan LAN, berbeda dengan wide-area network (WAN), termasuk mereka yang biasanya lebih tinggi kecepatan transfer data, tempat geografis yang lebih kecil, dan kurangnya kebutuhan telekomunikasi leased baris.
Local Area Network (LAN) adalah sejumlah komputer yang saling dihubungkan bersama di dalam satu areal tertentu yang tidak begitu luas, seperti di dalam satu kantor atau gedung. Secara garis besar terdapat dua tipe jaringan atau LAN, yaitu jaringan Peer to Peer dan jaringan Client-Server. Pada jaringan peer to peer, setiap komputer yang terhubung ke jaringan dapat bertindak baik sebagai workstation maupun Server.Sedangkan pada jaringan Client-Server, hanya satu komputer yang bertugas sebagai server dan komputer lain berperan sebagai workstation.
Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s. Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-fi biasa disebut hotspot.
Transmisi data dalam LAN mempunyai kecepatan yang berbeda dan dapat dikatagorikan :
• High speed network
• Medium speed network
• Low speed network

Pada sebuah LAN, setiap node atau komputer mempunyai daya komputasi sendiri, berbeda dengan konsep dump terminal. Setiap komputer juga dapat mengakses sumber daya yang ada di LAN sesuai dengan hak akses yang telah diatur. Sumber daya tersebut dapat berupa data atau perangkat seperti printer. Pada LAN, seorang pengguna juga dapat berkomunikasi dengan pengguna yang lain dengan menggunakan aplikasi yang sesuai.
Berbeda dengan Jaringan Area Luas atau Wide Area Network (WAN), maka LAN mempunyai karakteristik sebagai berikut :
• Mempunyai pusat data yang lebih tinggi
• Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit
• Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi
Biasanya salah satu komputer di antara jaringan komputer itu akan digunakan menjadi server yang mengatur semua sistem di dalam jaringan tersebut.
Sebuah komputer jaringan yang mencakup area yang relatif kecil. Kebanyakan LAN terbatas di satu gedung atau beberapa gedung. Namun, satu LAN dapat dihubungkan ke LAN lain atas jarak melalui saluran telepon dan gelombang radio. Sebuah sistem yang terhubung LAN dengan cara ini disebut wide-area network (WAN).
Sebagian besar LAN menghubungkan workstation dan komputer pribadi. Setiap node (individu komputer) di sebuah LAN memiliki CPU dengan yang mengeksekusi program, tetapi juga dapat mengakses data dan perangkat di manapun pada LAN. Ini berarti bahwa banyak pengguna dapat berbagi perangkat mahal, seperti laser printer, serta data. Pengguna juga dapat menggunakan LAN untuk berkomunikasi dengan satu sama lain, dengan mengirimkan e-mail atau terlibat dalam obrolan sesi.
Ada banyak jenis LAN Ethernets yang paling umum untuk PC. Kebanyakan Apple Macintosh jaringan didasarkan pada Apple AppleTalk sistem jaringan, yang dibangun ke dalam komputer Macintosh.
Karakteristik sebagai berikut LAN membedakan satu dari yang lain:
• Topologi: pengaturan geometrik perangkat di dalam jaringan. Sebagai contoh,perangkat dapat diatur dalam sebuah cincin atau dalam garis lurus.
• Protokol: Aturan-aturan dan spesifikasi pengkodean untuk mengirim data. Protokol juga menentukan apakah menggunakan jaringan peer-to-peer atau klien / server arsitektur.
o Media: Beberapa jaringan media tanpa menghubungkan sama sekali,bukannya berkomunikasi melalui gelombang radio.
LAN mampu mengirimkan data pada tingkat yang sangat cepat, jauh lebih cepat dibandingkan data dapat dikirim melalui saluran telepon, tetapi jaraknya terbatas, dan juga ada batas jumlah komputer yang dapat melekat pada satu LAN.

Pengertian MAN

Merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya memakai teknologi yang sama dengan LAN. MAN biasanya mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubung dengan jaringan telivisi kabel.
Metropolitan area network atau disingkat dengan MAN adalah suatu jaringan dalam suatu kota dengan transfer data berkecepatan tinggi, yang menghubungkan berbagai lokasi seperti kampus, perkantoran, pemerintahan, dan sebagainya.
Metropolitan Area Network (MAN) adalah jaringan komputer besar yang mencakup wilayah metropolitan atau kampus. Cakupan geografis yang jatuh antara WAN dan LAN. Mans menyediakan konektivitas Internet untuk LAN di daerah metropolitan, dan menghubungkan mereka ke daerah yang lebih luas jaringan seperti Internet.
Jaringan MAN adalah gabungan dari beberapa LAN. Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan jaringan yang tepat untuk membangun jaringan antar kantor-kantor dalam satu kota antara pabrik/instansi dan kantor pusat yang berada dalam jangkauannya.

Pengertian WAN

WAN adalah singkatan dari istilah teknologi informasi dalam bahasa Inggris: Wide Area Network merupakan jaringan komputer yang mencakup area yang besar sebagai contoh yaitu jaringan komputer antar wilayah, kota atau bahkan negara, atau dapat didefinisikan juga sebagai jaringan komputer yang membutuhkan router dan saluran komunikasi publik.
wide area network (WAN) adalah jaringan komputer yang mencakup area yang luas (misalnya, jaringan link komunikasi silang yang metropolitan, regional, atau batas-batas nasional .Hal ini berbeda dengan jaringan wilayah pribadi (PANS), jaringan area lokal (LAN), jaringan area kampus (kaleng), atau jaringan area metropolitan (Mans).
Kegunaan WAN
WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain.
Selain itu WAN juga digunakan untuk menghubungkan LAN dan jenis-jenis jaringan bersama-sama, sehingga pengguna dan komputer di satu lokasi dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi lain. Banyak WAN dibangun untuk satu organisasi tertentu dan swasta.
WAN sering dibangun dengan menggunakan leased line. Pada setiap akhir leased line, sebuah router terhubung ke LAN di satu sisi dan sebuah hub dalam WAN di sisi lain. Alih-alih menggunakan leased line, WAN dapat juga akan dibangun dengan menggunakan lebih murah sirkuit switching atau packet switching metode. Jaringan protokol termasuk TCP / IP menyediakan transportasi dan menangani fungsi. Protokol termasuk paket di atas SONET / SDH, MPLS, ATM dan Frame relay sering digunakan oleh penyedia layanan untuk memberikan link yang digunakan dalam WAN. X.25 adalah sebuah protokol WAN awal yang penting, dan sering dianggap sebagai “kakek” dari Frame Relay karena banyak yang mendasarinya dan fungsi protokol X.25 masih digunakan sampai sekarang (dengan upgrade) oleh Frame Relay.
Penelitian akademik wide area network dapat dibagi menjadi tiga bidang:
• Mathematical model,
• emulasi jaringan dan
• simulasi jaringan.
Peningkatan kinerja kadang-kadang disampaikan melalui WAFS atau optimasi WAN. Tingkat transmisi biasanya berkisar dari 1200 bps sampai 6 Mbps, meskipun beberapa koneksi seperti ATM dan garis tersewa dapat mencapai kecepatan lebih dari 156 Mbps. Komunikasi khas yang digunakan dalam WAN adalah saluran telepon, microwave link & satelit saluran.
Baru-baru ini dengan proliferasi biaya rendah Internet konektivitas banyak perusahaan dan organisasi telah berpaling ke VPN untuk menghubungkan jaringan mereka, menciptakan sebuah WAN dengan cara itu. Perusahaan seperti Cisco, New Edge Networks dan Check Point menawarkan solusi untuk membuat jaringan VPN.

KESIMPULAN

Wireless merupakan teknologi digital spread spectrum lanjutan untuk kepentingan komersial, yang memberikan berbagai kelebihan. Seperti halnya teknologi lain wireless juga memiliki kelemahan dan keunggulan dimana salah satunya adalah biaya yang murah dan fleksibel. Selain itu wireless harus dipantau dan dijaga dari serangan hacker yaitu dengan teknik-teknik enkripsi dan konfigurasi protocol. Perkembangan sampai dengan saat ini wireless telah diaplikasikan pada LAN, WAN, modem, kamera, handphone,dll.

Sumber :https://afdhol-zikri.blogspot.com/2014/05/makalah-tentang-lan-man-dan-wan.html