Selasa, 07 April 2020

Konfigurasi Legancy Inter-VLAN Routing Pada Cisco Packet Tracer


Konfigurasi Legancy Inter-VLAN Routing Pada Cisco Packet Tracer


Routing antar Virtual LAN (VLAN) adalah meneruskan traffic dari  antar VLAN artinya menhubungkan dua buah VLAN yang berbeda no ID-nya. Sebagaimana kita tahu jika VLAN membagi sebuah jaringan menjadi beberapa segmen dan broadcast domain, dimana paket data tidak akan diteruskan ke VLAN yang bukan tujuannya , Setiap VLAN adalah broadcast domain yang unik, jadi pada komputer yang terpisah VLANs, secara default, tidak dapat berkomunikasi.

Tujuan utama dari Routing antar Virtual LAN (VLAN) adalah meneruskan traffic dari  antar VLAN artinya menhubungkan dua buah VLAN yang berbeda no ID-nya. Sebagaimana kita tahu jika VLAN membagi sebuah jaringan menjadi beberapa segmen dan broadcast domain, dimana paket data tidak akan diteruskan ke VLAN yang bukan tujuannya. Untuk dapat menghubungkan antar VLAN kita akan butuh perangkat yang memilki kapasitas untuk melakukan routing yaitu Router atau Layer 3 Switch.
Konfigurasi Legacy Inter-VLAN Routing berfungsi untuk menghubungkan dua buah VLAN yang berbeda

Berikut langkah - langkah konfigurasinya :

  1. Pertama buka Aplikasi Cisco Packet Tracer terlebih dahulu.
  2. Buatlah desain topologi jaringan seperti gambar berikut, pada Cisco Packet Tracer.
Konfigurasi IP Address pada PC0
(klik PC0 > Desktop > IP Configuration)

IP address  : 192.168.1.10
Subnet Mask : 255.255.255.0
Gateway : 192.168.1.1 

Konfigurasi IP Address pada PC1 
(klik PC1 > Desktop > IP Configuration)


IP address  : 192.168.1.10
Subnet Mask : 255.255.255.0
Gateway : 192.168.2.1 




Konfigurasi pada Router. Klik router, pilih tab CLI. Tuliskan perintah berikut :

Router>enable 
Router#configure terminal
Router(config)#interface fastEthernet 0/0
Router(config-if)#ip address 192.168.1.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#exit
Router(config)#interface FastEthernet 0/1
Router(config-if)#ip address 192.168.2.1 255.255.255.0
Router(config-if)#no shut
Router(config-if)#exit
Router(config)#exit
Router#copy running-config startup-config 
Destination filename [startup-config]? 
Building configuration...
[OK]


Konfigurasi pada Switch. Klik switch, pilih tab CLI. Tuliskan perintah berikut :

Switch>enable 
Switch#configure terminal 
Switch(config)#vlan 10
Switch(config-vlan)#name VLAN10
Switch(config-vlan)#vlan 30
Switch(config-vlan)#name VLAN30
Switch(config-vlan)#exit
Switch(config)#interface range fastEthernet 0/1, fastEthernet 0/3
Switch(config-if-range)#switchport mode access 
Switch(config-if-range)#switchport access vlan 10
Switch(config-if-range)#exit
Switch(config)#interface range fastEthernet 0/2, fastEthernet 0/4
Switch(config-if-range)#switchport mode access 
Switch(config-if-range)#switchport access vlan 30
Switch(config-if-range)#exit
Switch(config)#exit
Switch#copy running-config startup-config
Destination filename [startup-config]? 
Building configuration...
[OK]


https://semutshippuden.blogspot.com/2019/03/konfigurasikan-legancy-inter-vlan.html

Minggu, 29 Maret 2020

Perbedaan model keamanan jaringan Wireless WEP,WPA,WPA2,Hotspot Login

Description: Hasil gambar untuk perbedaan wep wpa2 wpa


1.WEP


         Shared Key atau WEP (Wired Equivalent Privacy) adalah suatu metode pengamanan jaringan nirkabel, disebut juga dengan Shared Key Authentication.
 Shared Key Authentication adalah metode otentikasi yang membutuhkan penggunaan WEP. Enkripsi WEP menggunakan kunci yang dimasukkan (oleh administrator) ke client maupun access point. Kunci ini harus cocok dari yang diberikan akses point ke client, dengan yang dimasukkan client untuk autentikasi menuju access point.
Proses Shared Key Authentication
1.   client meminta asosiasi ke access point, langkah ini sama seperti Open System Authentication.
2.   access point mengirimkan text challenge ke client secara transparan.
3.   client akan memberikan respon dengan mengenkripsi text challenge dengan menggunakan kunci WEP dan mengirimkan kembali ke access point.
4.   access point memberi respon atas tanggapan client, akses point akan melakukan decrypt terhadap respon enkripsi dari client untuk melakukan verifikasi bahwa text challenge dienkripsi dengan menggunakan WEP key yang sesuai. Pada proses ini, access point akan menentukan apakah client sudah memberikan kunci WEP yang sesuai. Apabila kunci WEP yang diberikan oleh client sudah benar, maka access point akan merespon positif dan langsung meng-authentikasi client. Namun bila kunci WEP yang dimasukkan client salah, access point akan merespon negatif dan client tidak akan diberi authentikasi. Dengan demikian, client tidak akan terauthentikasi dan tidak terasosiasi.
Shared Key Authentication kelihatannya lebih aman dari daripada Open System Authentication, namun pada kenyataannya tidak. Shared Key malah membuka pintu bagi penyusup atau cracker. Penting untuk dimengerti dua jalan yang digunakan oleh WEP. WEP bisa digunakan untuk memverifikasi identitas client selama proses shared key dari authentikasi, tetapi juga bisa digunakan untuk men-dekripsi data yang dikirimkan oleh client melalui access point.

2.WPA
        WPA (bahasa Inggris: Wi-Fi Protected Access) adalah suatu sistem yang juga dapat diterapkan untuk mengamankan jaringan nirkabel. Metode pengamanan dengan WPA ini diciptakan untuk melengkapi dari sistem yang sebelumnya, yaitu WEP. Para peneliti menemukan banyak celah dan kelemahan pada infrastruktur nirkabel yang menggunakan metode pengamanan WEP. Sebagai pengganti dari sistem WEP, WPA mengimplementasikan layer dari IEEE, yaitu layer 802.11i. Nantinya WPA akan lebih banyak digunakan pada implementasi keamanan jaringan nirkabel. WPA didesain dan digunakan dengan alat tambahan lainnya, yaitu sebuah komputer pribadi (PC).
        Fungsi dari komputer pribadi ini kemudian dikenal dengan istilah authentication server, yang memberikan key yang berbeda kepada masing–masing pengguna/client dari suatu jaringan nirkabel yang menggunakan akses point sebagai media sentral komunikasi. Seperti dengan jaringan WEP, metode enkripsi dari WPA ini juga menggunakan algoritme RC4.
        Pengamanan jaringan nirkabel dengan metode WPA ini, dapat ditandai dengan minimal ada tiga pilihan yang harus diisi administrator jaringan agar jaringan dapat beroperasi pada mode WPA ini. Ketiga menu yang harus diisi tersebut adalah:
·         Server
·         Komputer server yang dituju oleh akses point yang akan memberi otontikasi kepada client. beberapa perangkat lunak yang biasa digunakan antara lain freeRADIUS (Remote Authentication Dial in User Protocol), openRADIUS dan lain-lain.
·         Port
·         Nomor port yang digunakan adalah 1812.
·         Shared Secret
·         Shared Secret adalah kunci yang akan dibagikan ke komputer dan juga kepada client secara transparant.
        Setelah komputer diinstall perangkat lunak otontikasi seperti freeRADIUS, maka sertifikat yang dari server akan dibagikan kepada client.
        Untuk menggunakan Radius server bisa juga dengan tanpa menginstall perangkat lunak di sisi komputer client. Cara yang digunakan adalah Web Authentication dimana User akan diarahkan ke halaman Login terlebih dahulu sebelum bisa menggunakan Jaringan Wireless. Dan Server yang menangani autentikasi adalah Radius sever

3. WPA2 (Wifi Protected Access2)
WPA2 adalah protokol keamanan baru yang dirancang untuk memperbaiki beberapa kerentanan keamanan hadir dalam WPA asli . WPA2 – Personal adalah salah satu dari dua variasi dari protokol WPA2 dan sesuai untuk digunakan dalam pengaturan kelas bisnis atau rumahan; WPA2 -Enterprise juga pilihan , meskipun server otentikasi khusus yang dikenal sebagai RADIUS diperlukan pada jaringan untuk WPA2 -Enterprise berfungsi dengan baik .

WPA2 terdiri dari :
         a.       WPA2 radius.
WPA radius lebih aman,dibutuhkan 1 buah server  tambahan  yang bertugas melayani permintaan autentifikasi  yang diberikan oleh server radius.
         b.      WPA2 / PSK.
WPA2-PSK adalah security terbaru untuk wireless, dan lebih bagus dari WEP dan WPA-PSK, tetapi masih bisa untuk dicrack atau disadap tetapi sangat memakan banyak waktu.  Dalam WPA2-PSK ada dua jenis decryption, Advanced Encryption Standard (AES) dan Temporal Key Integrity Protocol (TKIP). TKIP banyak kelemahan oleh itu lebih baik anda gunakan AES. Panjang key adalah 8-63, anda boleh memasukkan sama ada 64 hexadecimal atau ASCII(seperti biasa).

Perbedaan utama antara WPA dan WPA2
Jenis enkripsi yang digunakan untuk mengamankan jaringan . WPA menggunakan jenis enkripsi yang dikenal sebagai Temporal Key Integrity Protocol . WPA2 – Personal dapat menggunakan TKIP , tetapi karena kunci keamanan TKIP adalah crackable menggunakan beberapa alat hacking canggih protokol WPA2 terutama menggunakan jenis enkripsi yang dikenal sebagai Advanced Encryption Standard . AES menggunakan algoritma enkripsi yang jauh lebih canggih yang tidak dapat dikalahkan oleh alat-alat yang mengatasi keamanan TKIP , membuatnya menjadi metode enkripsi yang lebih aman.
Pada Mikrotik terdapat sebuah fitur dimana kita bisa menggunakan sebuah captive portal (halaman login) sebagai metode authentikasi user yang ingin terkoneksi ke jaringan. Fitur ini lebih dikenal dengan istilah 'Hotspot'. Sebagian besar tempat untuk public area, seperti cafe, hotel, bandara, stasiun kereta api, perpustakaan umum banyak menggunakan fitur hotspot ini. 



Dengan hotspot nantinya user akan ditampilkan secara otomatis sebuah halaman login (tergantung dari fitur perangkat dari user) dan disitu diharuskan untuk mengisikan sebuah username dan password yang akan digunakan sebagai authentikasi. 

Jika halaman login dari hotspot tidak tertampil maka kita diharuskan untuk melakukan akses website terlebih dahulu kemudian akan di-redirect ke halaman login. Secara default kita harus melakukan akses website dengan port 80 (HTTP). Namun ketika kita melakukan akses website dengan port 443 (HTTPS) maka halaman login tidak tertampil. 

Lalu dengan kondisi tersebut bagaimana supaya halaman login hotspot dapat tampil walaupun akses pertama kali menggunakan website HTTPS?
Pada fitur hotspot kita bisa menggunakan halaman login dengan format HTTPS atau biasa disebut sebagai 'Hotspot HTTPS'. Terdapat perbedaan dengan hotspot yang biasa, dengan Hotpsot HTTPS kita diharuskan mengaktifkan port 443 pada MikroTik RouterOS dan menambahkan sertifikat SSL/TLS.
Konfigurasi
Secara umum untuk konfigurasi yang akan dilakukan ada 2, yaitu kita harus menambahkan SSL Certificate ke MikroTik dan selanjutnya kita setting halaman login hotspot dengan menggunakan SSL Certificate tersebut. Untuk SSL Certificate sendiri bisa dibuat secara manual menggunakan fitur di MikroTik atau menggunakan aplikasi OpenSSL.
https://irpan-arianto.blogspot.com/2018/10/perbedaan-model-keamanan-jaringan.html

Pengertian Jaringan Komputer, klasifikasi dan desain WLAN
Pengertian Jaringan Komputer dan Klasifikasi terbagi berdasarkan wilayah geografis, fungsi, topologi, distribusi data, media transmisi.
Pengertian jaringan komputer (jaringan) adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer-komputer yang didesain untuk dapat berbagi sumber daya (printer, CPU), berkomunikasi (surel, pesan instan), dan dapat mengakses informasi (peramban web). Agar tercapai tujuan jaringan komputer, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta serta memberikan layanan (service). Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client), kemudian yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server). Desain ini disebut dengan sistem client-server, digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.
Pengertian jaringan komputer dan klasifikasi jaringan komputer, Jika 2 (dua) buah komputer atau lebih masing-masing memiliki sebuah kartu jaringan, kemudian dihubungkan melalui kabel maupun nirkabel sebagai medium transmisi data, dan terdapat perangkat lunak sistem operasi jaringan, maka akan membentuk sebuah jaringan komputer sederhana. Apabila ingin membuat jaringan komputer dengan jangkauan lebih luas, maka diperlukan peralatan tambahan seperti Hub, Bridge, Switch, Router, Gateway sebagai peralatan interkoneksinya. Demikian pengertian jaringan komputer yang dapat kami jelaskan, kemudian bagaimana klasifikasi jaringan komputer ?
Description: pengertian jaringan komputer

Pengertian Jaringan Komputer dan Klasifikasi
Klasifikasi jaringan komputer dapat dibagi berdasarkan wilayah geografisnya, fungsi dari jaringan komputer itu sendiri, topologi, bagaimana distribusi dari sumber informasi/data, serta media transmisi apa yang dipakai.
Pengertian Jaringan Komputer dan Klasifikasi
Klasifikasi jaringan komputer berdasarkan wilayah geografisnya.
Klasifikasi jaringan komputer berdasarkan wilayah geografis, jaringan komputer terbagi atas Jaringan wilayah lokal atau Local Area Network (LAN), Jaringan wilayah metropolitan atau Metropolitan Area Network (MAN), dan Jaringan wilayah luas atau Wide Area Network (WAN).Jaringan wilayah lokal merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau tempat berukuran sampai beberapa 1 - 10 kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan stasiun kerja (workstation) dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (misalnya pencetak / printer) serta saling bertukar informasi. Sedangkan Jaringan wilayah metropolitan merupakan perluasan jaringan LAN sehingga mencakup satu kota yang cukup luas, terdiri atas puluhan gedung berjarak 10 - 50 kilometer. Jaringan wilayah luas Merupakan jaringan antarkota, antar propinsi, antar negara, bahkan antar benua. Jaraknya bisa mencakup seluruh dunia, misalnya jaringan yang menghubungkan semua bank di Indonesia, atau pengertian jaringan komputer yang menghubungkan semua kantor Perwakilan Indonesia di seluruh dunia. Media transmisi utama WAN adalah komunikasi lewat satelit, tetapi banyak yang mengandalkan koneksi serat optik antar negara.
Klasifikasi jaringan komputer berdasarkan fungsinya.
Klasifikasi jaringan komputer berdasarkan fungsinya terbagi menjadi Jaringan Klien-server (Client-server) dan Jaringan Ujung ke ujung (Peer-to-peer). Jaringan klien-server pada dasaranya terdapat satu komputer disiapkan menjadi peladen (server) dari komputer lainnya yang sebagai klien (client). Semua permintaan layanan sumberdaya dari komputer klien harus dilewatkan ke komputer peladen, komputer peladen ini akan mengatur pelayanannya. Apabila komunikasi permintaan layanan sangat sibuk bahkan bisa disiapkan lebih dari satu komputer menjadi peladen, sehingga ada pembagian tugas, misalnya file-server, print-server, database server, dll. Tentu saja konfigurasi komputer peladen biasanya lebih dari konfigurasi komputer klien baik dari segi kapasitas memori, kapasitas cakram keras (harddisk), maupun kecepatan prosessornya. Sedangkan pengertian jaringan komputer ujung ke ujung itu ditunjukkan dengan komputer-komputer saling mendukung, sehingga setiap komputer dapat meminta pemakaian bersama sumberdaya dari komputer lainnya, demikian pula harus siap melayani permintaan dari komputer lainnya. Model jaringan ini biasanya hanya bisa diterapkan pada jumlah komputer yang tidak terlalu banyak, maksimum 25, karena komunikasi akan menjadi rumit dan macet bilamana komputer terlalu banyak.
Klasifikasi jaringan komputer berdasarkan topologi jaringan.
Klasifikasi jaringan komputer berdasarkan topologi jaringan dapat dibedakan atas:
·         Topologi bus
·         Topologi bintang
·         Topologi cincin
·         Topologi mesh
·         Topologi pohon
·         Topologi linier
Klasifikasi jaringan komputer berdasarkan distribusi sumber informasi/data terbadi atas jaringan terpusat dan terdistribusi.
Jaringan terpusat
Jaringan ini terdiri dari komputer klien dan peladen dimana komputer klien yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi/data yang berasal dari satu komputer peladen.
Jaringan terdistribusi
Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer peladen yang saling berhubungan dengan klien membentuk sistem jaringan komputer tertentu.
Klasifikasi pengertian jaringan komputer berdasarkan media transmisi data terbagi atas jaringan kabel dan jaringan nirkabel.
Jaringan berkabel
Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.
Jaringan nirkabel
Merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar jaringan komputer.

Rabu, 25 Maret 2020

Latihan dan jawablah pertanyan dibawah ini sebagai tugas mandiri Anda kemudian jawaban di uploadpaling lambat sabtu besok.
Untuk mengenal diri sendiri mahasiswa dapat menjawab 5 pertanyaan dari 7 pertanyaan sesuai dengan kondisi dan keadaan mahasiswa sebenar-benarnya,diantaranya:
1. Apakah anda mengenali dan menyukai diri sendiri?
2. Apakah anda sudah menemukan diri anda yang sebenarnya seperti apa?
3. Hal apakah yang sebenarnya membuatmu senang dan nyaman saat melakukannya?
4. Hal apakah apakah yang membuatmu benar-benar bangga dalam menjalani hidup?
5. Apakah impian yang ingin kamu wujudkan sebelum waktumu di dunia berakhir?
6. Siapakah orang yang benar-benar meninspirasimu?
7. Jika tidak ada batasan terhadap apa yang bisa kamu miliki atau lakukan di dunia   ini,apakah ini?

Jawab :
1. Iya saya mengenali diri sendiri.
2. Belum,masih dalam proses untuk menjadi yang lebih baik lagi.
4. Bisa berguna bagi semua orang
5. Membahagiakan orang tua
6. Ibu






Jumat, 28 Juni 2019

PENGERTIAN DAN FUNGSI ICMP, POP3, SMTP, FTP, ARP, KELEBIHAN & KEKURANGAN IPV4 & IPV6

PENGERTIAN DAN FUNGSI ICMP, POP3, SMTP, FTP, ARP, KELEBIHAN & KEKURANGAN IPV4 & IPV6.     A.   Internet Control Message Protocol (ICMP)
ICMP adalah protokol jaringan internet yang berfungsi untuk memberikan kiriman pesan – pesan ke dalam sebuah jaringan, mulai dari mengirimkan pesan eror, pesan diterima, hubungan putus atau connection lost, dan sebagainya. Dengan adanya ICMP ini, maka jaringan akan mengetahui respon – respon yang terjadi dalam konektivitas di dalam jaringan itu berlangsung.
Berikut ini adalah beberapa fungsi utama dari ICMP:
  • 1.    Membantu proses error handling / melaporkan apabila terjadi error pada sebuah jaringan

Error merupakan salah satu gejala yang paling mungkin terjadi di dalam sebuah jaringan komputer. Error biasanya terjadi ketika pesan dan juga request tidak dapat tersampaikan ke host, ataupun koneksi terputus atau kehilangan koneksi dalam proses transmisi data di dalam jaringan komputer.Dengan adanya protocol ICMP ini, maka setiap error yang terjadi dapat dihandle langsung oleh protocol ini, dimana protocol ICMP ini bertugas untuk melakukan tindakan – tindakan ketika terjadi yang namanya error di dalam sebuah jaringan komputer tesebut.
  • 2.    Membantu control procedure atau prosedur pengaturan pada sebuah jaringan

Control procedure atau prosedur pengontrolan juga merupakan tugas dan fungsi utama dari protocol ICMP ini. ICMP bertugas untuk mengatur dan mengontrol segala macam bentuk pengaturan pada sebuah jaringan kompter. Dengan adanya ICMP ini, maka setiap jaringan komputer dapat berjalan sesuai dengan prosedur juga ketentuan yang ada, sehingga tidak mengalami melenceng atau kesalahan dalam proses transmisi jaringan tersebut.
  • 3.    Menyediakan pengendalian error dan pengendalian arus pada network layer atau lapisan jaringan

Pengendalian error atau error handling sudah dibahas pada poin sebelumnya. Akan tetapi, selain melakukan pengendalian error atau error handling ini, ICMP juga memiliki tugas juga fungsi lainnya, yaitu melakukan pengenalian terhadap arus informasi yang ditransmisikan pada network layer atau lapisan jaringan.Seperti diketahui, ketika bekerja, sebuah jaringan akan memiliki beberapa macam lapisan atau layer – layer tertentu yang mana setiap paket data harus melewatinya. ICMP bertugas untuk melakukan pengendalian terhadap arus yang akan masuk ke dalam masing – masing layer tersebut.
  • 4.    Mendeteksi terjadinya error pada jaringan, seperti connection lost, kemacetan jaringan dan sebagainya

Tugas pendeteksian dan juga pelaporan akan terjadinya error juga merupakan tugas dan fungsi utama dari ICMP ini. ICMP merupakan protocol yang memilki peran penting ketika terjadi error pada sebuah jaringan atau network. Ketika ICMP mendeteksi terjadinya error, biasanya router atau perangkat keras jaringan lainnya akan memberikan tanda kepada ICMP, misalnya host tidak dapat dijangkau, atau koneksi terputus.Pada saat itu, ICMP akan menerima dan mendeteksi hal tersebut, dan kemudian melaporkan situasi dimana terjadi error.           B.   Post Office Protocol versi 3 ( POP3 )
POP3 adalah kependekan dari Post Office Protocol versi 3. Sesuai dengan namanya, POP3 adalah sebuah protocol di dalam jaringan internet yang memiliki fungsi seperti bis surat, dan digunakan di dalam email client yang kita miliki untuk mengambil dan membaca email atau surat elektronik yang masuk.
Fungsi dari POP3 POP3 adalah sebuah protocol internet yang digunakan untuk mengakses email atau surat elektronik yang masuk ke dalam email client. Fungsi utama dari POP3 ini adalah untuk menyimpan sementara email yang terkirim di dalam sebuah email server, dan kemudian meneruskannya ke dalam email client, dimana baru akan terespon ketika email tersebut sudah dibuka oleh user yang berhak (dalam hal ni adalah mereka yang memegang username dan juga password dari alamat email).     C.   Simple Mail Transfer Protocol ( SMTP )
Merupakan kependekan dari Simple Mail Transfer Protocol. Apabila kita artikan secara harafiah, maka bisa dikatakan bahwa SMTP merupakan sebuah protocol yang digunakan untuk melakukan proses pengiriman dan penerimaan (proses transfer sebuah surat secara elektronik), namun dengan menggunakan sebuah acara teknis yang simple dan mudah untukdipaham dan diimplementasikan.
Fungsi SMTP :
SMTP Digunakan untuk membantu user mengirimkan surat elektronik kepada penerima. Jadi dengan menggunakan protocol SMTP ini, maka anda sebagai seorang user dapat mengirimkan pesan elektronik atau email kepada penerima.     D.   File Transfer Protokol ( FTP )
File Transfer Protokol (FTP) adalah suatu protokol yang berfungsi untuk tukar-menukar file dalam suatu network yang men-support TCP/IP protokol. Dua hal penting yang ada dalam FTP adalah FTP server dan FTP Client. FTP server menjalankan software yang digunakan untuk tukar menukar file, yang selalu siap memberian layanan FTP apabila mendapat request dari FTP client. FTP client adalah komputer yang request koneksi ke FTP server untuk tujuan tukar-menukar file (upload dan download file).Fungsi FTP adalah sebagai berikut :
  1. Untuk men-sharing data.
  1. Untuk menyediakan indirect atau implicit remote computer.
  1. Untuk menyediakan tempat penyimpanan bagi user.
  1. Untuk menyediakan transfer data yang reliable dan efisien.

      E.   Address Resolution Protocol  ( ARP )
ARP atau Address Resolution Protocol adalah protocol yang bertugas untuk mencari tahu alamat hardware atau Mac Address dari sebuah host yang tergabung dalam sebuah jaringan LAN dengan menggunakan atau berdasarkan alamat IP address dari host tersebut.
Fungsi ARPFungsinya ARP adalah untuk meningkatkan keamanan. Dalam mikrotik, masukan ARP bisa didapat secara dynamic. Namun untuk meningkatkan keamanan, kita dapat memasukkan ARP static secara manual. Dengan hanya membolehkan sebuah router me-reply hanya untuk masukan ARP static pada tabel ARP, maka akan membatasi akses ke router dan jaringan di belakang router, yang hanya untuk IP address atau mac address dengan kombinasi.
Ø  KELEBIHAN DAN KEKURANGAN IPV4 & IPV6
Kelebihan IPv4
  1. Tidak mensyaratkan ukuran paket pada link-layer dan harus bisa menyusun kembali paket berukuran 576 byte.
  1. Pengelolaan rute informasi yang tidak memerlukan seluruh 32 bit tersebut, melainkan cukup hanya bagian jaringannya saja, sehingga besar informasi rute yang disimpan di router, menjadi kecil. Setelah address jaringan diperoleh, maka organisasi tersebut dapat secara bebas memberikan address bagian host pada masing-masing hostnya.

Kekurangan IPv4
  1. Panjang alamat 32 bit (4bytes).
  1. Dikonfigurasi secara manual atau DHCP IPv4.
  1. Dukungan terhadap IPSec opsional.
  1. Fragmentasi dilakukan oleh pengirim dan pada router, menurunkan kinerja router.
  1. IPv4 yang hanya memiliki panjang 32-bit (jumlah total alamat yang dapat dicapainya mencapai 4,294,967,296 alamat). IPv4, meskipun total alamatnya mencapai 4 miliar, pada kenyataannya tidak sampai 4 miliar alamat, karena ada beberapa limitasi, sehingga implementasinya saat ini hanya mencapai beberapa ratus juta saja.
Kelebihan IPV61. Ruang alamat yang lebih besar yaitu 128 bit.
2. Pengalamatan multicast, yaitu pengiriman pesan kebebrapa alamat dalam satu group.
3. Stateless address autoconfiguration (SLAAC), IPv6 dapat membuat alamat sendiri tanpa bantuan DHCPv6.
4. Keamanan lebih bagus dengan adanya default security IPSec.
5. Pengiriman paket yang lebih sederhana dan efisien.
6. Dukungan mobilitas dengan adanya Mobile IPv6.
Kekurangan IPV61. Operasi IPv6 membutuhkan perubahan perangkat (keras dan/atau lunak) yang baru yang mendukungnya.
2. Harus ada pelatihan tambahan, serta kewajiban tetap mengoperasikan jaringan IPv4, sebab    masih banyak layanan IPv6 yang berjalan di atas IPv4.